Jarak Minimal Antara Dua Mesin Xray: 5 Aturan Wajib

Menentukan jarak minimal antara dua mesin xray adalah langkah krusial untuk memastikan keamanan radiasi, kenyamanan pasien, dan efisiensi operasional di rumah sakit atau klinik. Penataan mesin X-ray yang tepat dapat mengurangi paparan radiasi bagi tenaga medis sekaligus memaksimalkan penggunaan ruang.


1. Jarak Minimal Antara Dua Mesin Xray Menurut Standar Internasional

Menurut standar keselamatan radiasi internasional, jarak minimal antara dua mesin X-ray harus memperhatikan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable). Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir No 4 Tahun 2012 mengatur persyaratan keselamatan radiasi yang harus dipenuhi oleh pemegang izin dalam penggunaan pesawat sinar-X. Dokumen ini menjadi acuan penting dalam menentukan jarak aman antar mesin X-ray di fasilitas kesehatan.


2. Penerapan Hukum Kuadrat Terbalik untuk Jarak Mesin Xray

Intensitas radiasi berkurang seiring meningkatnya jarak dari sumber. Prinsip hukum kuadrat terbalik menyatakan bahwa menggandakan jarak dari mesin X-ray akan menurunkan paparan radiasi hingga seperempatnya. Oleh karena itu, jarak minimal antara dua mesin xray harus diperhitungkan agar paparan tetap aman.


3. Penyesuaian Ruang Berdasarkan Jenis Mesin Xray

Jenis mesin X-ray menentukan ukuran ruang yang dibutuhkan. Sistem tetap memerlukan ruang lebih luas, biasanya 3,05 × 3,66 meter hingga 3,66 × 4,27 meter. Dengan ruang yang memadai, jarak minimal antara dua mesin xray dapat dipertahankan tanpa mengganggu alur kerja operator dan pasien.


4. Penggunaan Peralatan Pelindung dan Alat Pengatur Jarak

Selain menjaga jarak, penggunaan apron timbal dan dinding pelindung radiasi sangat penting. Operator juga dapat menggunakan remote control atau kabel eksposur panjang minimal 2 meter. Langkah ini membantu memastikan jarak minimal antara dua mesin xray tetap terjaga selama prosedur.

See also  File Scanner: Jangan Ribet Lagi, Ini 3 Cara Cepat Scan Dokumen Bisnis

5. Perencanaan Tata Letak Berdasarkan Alur Kerja

Perencanaan tata letak ruang X-ray harus mempertimbangkan alur pasien, operator, dan peralatan pendukung. Dengan perencanaan matang, jarak minimal antara dua mesin xray dapat diterapkan sekaligus meningkatkan efisiensi dan kenyamanan operasional di rumah sakit atau klinik.

“Masih bingung menentukan pilihan terbaik? Simak artikel kami tentang Harga Mesin Xray 2025 untuk mengetahui kisaran biaya sesuai kebutuhan medis dan industri.”


Kesimpulan

Menetapkan jarak minimal antara dua mesin xray bukan sekadar memenuhi standar, tapi juga kunci untuk keselamatan radiasi, kenyamanan pasien, dan efisiensi kerja. Dengan menerapkan lima aturan di atas, fasilitas kesehatan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan efektif bagi tenaga medis dan pasien.

Leave a Comment